Postingan

Hutan yang Dikeramatkan

 karya: Anggie Dwi Prasasti Pada suatu ketika, di desaku sedang mengadakan acara pembacaan do’a bersama semua warga yang tinggal disana. Aku, Rina, Yurika, dan Budi janjian untuk berangkat bersama ke acara itu. Setelah selesai shalat maghrib, kami berkumpul di halaman Masjid untuk jalan bersama. “Mmm kita berangkatnya nanti dulu yaaa, tunggu ibu sama bapakku buat jalan kesana bareng” pintaku kepada teman-teman agar menunggu sejenak. “Duh, lama nggak Nur?” tanya Budi dengan nada agak kesal. “Nggak kok, kita tunggu saja disini sambil duduk terus ngobrol apa gitu biar nggak sepi-sepi amat hehehe” jawabku sambil ketawa kecil. Aku dan teman-teman pun duduk dan ngobrol di tepi taman Masjid sembari menunggu ibu dan bapakku datang. “Eeh kalian tau nggak cerita yang ada di desa kita?” tanya Budi. “Nggak tauu, emang desa kita punya cerita terdahulu yaaaa?” ucapku dengan nada yang penasaran. Semua teman-temanku terdiam. Tapi konon katanya ada sebuah kemaliq yang sangat dijaga ...

Mengenal Kemaliq Ranget

 Kemaliq Ranget Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.    Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.  “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram.   Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya...

MENGENAL PENINGGALAN SEJARAH YANG ADA DI PULAU LOMBOK KHUSUSNYA KEMALIQ RANGET

MENGENAL PENINGGALAN SEJARAH YANG ADA DI PULAU LOMBOK KHUSUSNYA KEMALIQ RANGET Penulis: Anggie Dwi Prasasti Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau provinsi Nusa Tenggara Barat yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau di provinsi Nusa Tenggara Barat ini memang kaya akan budaya dan sejarahnya yang tidak kalah menarik dengan provinsi-provinsi lainnya yang ada di Indonesia. Pulau Lombok juga dikenal dengan Pulau Seribu Masjid. Pulau Lombok memiliki bahasa daerah, yaitu bahasa Sasak yang sering digunakan oleh masyarakat Suku Sasak sendiri. Bahasa dari Suku Sasak ini hampir mirip dengan bahasa Jawa dan bahasa Bali. Dari sekian masyarakat yang tinggali di Suku Sasak khususnya masyarakat asli Suku Sasak masih terlihat tradisional dikarenakan adanya tradisi dan sejarah budaya yang dimiliki. Salah satu sejarah budaya yang terdapat di Suku Sasak atau Pulau Lombok, yaitu Kemaliq Ranget yang terletak di...